Pengaruh Globalisasi Terhadap Ekonomi Indonesia

iklan1
bab i
pendahuluan

1.1  latar belakang
            globalisasi ialah proses terkenal diseluruh dunia. sukmayani, dkk (2008) menyatakan
 globalisasi merupakan gejala yang terjadi dalam kehidupan insan yang akan terjadi pengaruh yang sifatnya terkenal diseluruh dunia. disa bersama  globalisasi dapat memengaruhi segala sendi kehidupan bangsa di seluruh belahan dunia. semenjak  ekonomi, politik, pengajaran, ham, dan lain nya. pada umumnya masyminuman memabukanat di seluruh belahan dunia menyambut atas terbuka produk globalisasi yang masuk ke negaranya. globalisasi telah menjadi kebuilahi tersirat dalam hidup setiap insan, khususnya dalam pemenuhan kebuilahi hidup. kebuilahi insan yang sangat kompleks, menuntut globalisasi memecah diri secara lebih spesifik untuk banyak sekali aspek kehidupan insan. menurut sukmayani, dkk (2008), faktor pendorong nampaknya globalisasi di banyak sekali negara ialah  perkembangan iptek dan integrasi ekonomi. pada dasarnya, masyminuman memabukanat mendapatkan bawaan globalisasi, karena globalisasi menyampaikan kebeliahan  hidup melalui produk pengembangan iptek dan pemenuhan kebuilahi hidup melalui perguliran  ekonomi. menya hal tersebut, negara-negara atas perkembangan iptek yang pesat  menguasai perekonomian di negara lainnya atas prinsip kapitalisnya (soyomukti, 2008). maka  itu bagaimana globalisasi memengaruhi bidang ekonomi sangat penting untuk disoroti.
            ekonomi secara etimologi berarti perjuangan mengatur rumah tangga. ekonomi menjadi kemasan yang rapi bagi motif ketergantungan antar insan atas tujuan mengatur pemenuhan kebuilahi hidupnya. seiring berkembangnya iptek, ekonomi pun bertransgugusan menjadi sebuah ilmu. delina (1997:31) menyatakan , “ilmu ekonomi ialah ilmu sosial yang mempelajari bagaimana insan  individu dan kelompok, berperjuangan untuk dapat memenuhi kebuilahinya dalam perjuangan mencapai kemakmuran”. definisi tersebut menggiring pemah kita , insan senantiasa berperjuangan atas banyak sekali cara untuk memenuhi segala kebuilahi hidupnya. masalah ekonomi selalu menjadi fokus pemerintah di setiap negara. karena perpohon ekonomi yang baik dipercaya dapat melahirkan kesejahteraan warganya. pernyataan tersebut mungkin memang benar adanya. coba saja lihat negara atas perekonomian yang baik mirip arab saudi dan jerman. bahkan mereka berani menyampaikan gaji pada warganya yang pengangguran  upaya menjamin kesejahteraan masyminuman memabukanatnya. wikipedia.org melansir  perpohon ekonomi yang baik di suatu negara ialah yang akan terjadi percepatan pergerakan barang, jasa, teknologi, dan modal lintas perbatasan. tren globalisasi di bidang ekonomi ketika ini dapat dianggap hasil  integrasi negara maju atas negara yang kurang maju melalui investasi eksklusif asing, pengurangan batasan perdagangan, regugusan ekonomi, dan imigrasi atas memegang prinsip saling menguntungkan. atas kata lain, negara-negara di dunia mencoba memenuhi kebuilahi nasionalnya melalui interaksi ekonomi yang terinterasi di seluruh dunia, dan fenomena globalisasi seketika menjadi rute yang sangat menjanbilan.
            mirip halnya koin, segala hal yang ada/terjadi di dunia ini sempurna memiliki dua sisi yang berbeda. terlibat juga pengaruh globalisasi yang memiliki sisi manfaat dan maslahat. terlebih pada bidang ekonomi yang notabene terdapat paham untung-rugi di dalamnya. menurut esensinya memang globalisasi membawa dampak yang baik bagi perekonomian dunia. misal terpenuhinya kebuilahi masyminuman memabukanat akan produk yang tidak dapat diciptakan atau dikembangkan di negaranya, terbukanya pantasar dunia yang membuka kesempatan pula bagi masyminuman memabukanat nasional untuk melebarkan p produksi ke dunia internasional, kegiatan pariwisata, investasi dan industry asing yang meningkat sehingga melahirkan lapangan-lapangan kerja baru bagi masyminuman memabukanat lokal dan lain nya. namun kita juga perlu membuka mata lebar-lebar dalam meninjau dampak  globalisasi di bidang ekonomi. bila ditinjau secara empiris, tampak  globalisasi juga membawa pengaruh yang kurang baik terhadap dinamisme ekonomi. misal masuknya tenaga asing yang membuat persaingan semakin ketat, bahkan tidak jarang mengurangi kesempatan bagi warga asal. kemudian hilangnya kecintaan terahadap produk dalam negeri, yang berujung pada matinya produk lokal di pantasaran karena kalah bersaing atas produk impor. selain itu juga, mengakarnya budaya konsumtif di masyminuman memabukanat dan masih banyak lagi. maka  itu, dirasa penting untuk dilkan kajian terkait esensi dan implikasi seutuhnya  globalisasi serta dampak-dampak yang ditimbulkan pada bidang ekonomi. selain untuk menambah wawasan, upaya ini diharapkan dapat mengarahkan cara pandang yang objektif terkait pengaruh globalisasi dalam bidang ekonomi. hal tersebutlah yang menjadi alasan fundamental dberitasunnya mlogikaah yang berjudul “pengaruh globalisasi terhadap ekonomi”.
1.2  rumusan masalah
1)      bagaimana paradigma ekonomi dunia?
2)      apa implikasi globalisasi terhadap ekonomi di indonesia?
3)      apa dampak-dampak yang ditimbulkan globalisasi dalam bidang ekonomi?
4)      apa upaya-upaya yang dilkan dalam merespon globalisasi?
5)      bagaimana impian ekonomi di masa depan?
1.3  tujuan
1)      untuk mengetahui paradigma ekonomi dunia
2)      untuk mengetahui implikasi globalisasi terhadap ekonomi di indonesia
3)      untuk mengetahui dampak-dampak yang ditimbulkan globalisasi dalam bidang ekonomi
4)      untuk mengetahui upaya-upaya yang dilkan dalam merespon globalisasi
5)      untuk mengetahui impian ekonomi di masa depan
1.4  manfaat
1)      bagi pembaca : menjadi wawasan tambahan mengenai pengaruh globalisasi pada bidang ekonomi, terlibat upaya-upaya yang ditawarkan dalam merespon globalisasi pada bidang ekonomi yang erat kaitannya atas dampak-dampak yang ditimbulkan.
2)      bagi penulis : memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai pengaruh globalisasi pada bidang ekonomi, melalui pengkajian bersama dan diskusi lebih lanjut.
bab ii
pembahasan

2.1    paradigma ekonomi dunia
menurut apridar (2010) secara informal, paham ekonomi nampak hampir bersamaan atas diturunkannya insan di bumi. semenjak itu, insan telah dihadapkan pada masalah bagaimana caranya memenuhi kebuilahinya sehari-hari, berupa makanan, pakaian, tempat tinggal, dan sebgainya. untuk memenuhi kebuilahinya, awalnya insan bekerja  individu seorang diri, lalu bekerja sama  anggota kelompok insan yang makin lama makin berkembang jumlahnya. waktupun beredar, dan peradaban insanpun mengalami kemajuan yang pesat. lalu insan mesti bekerja monyets, bersaing, dan bahkan bertikai, untuk alasan klasik yang tak pernah using,, yakni untuk memenuhi dan mempertahankan kehidupan ekonominya.
kegiatan ekonomi merupakan aktivitas yang amat fundamental semenjak eksistensi hidup insan dimuka bumi ini, meskipun kemudian setelah bermiliar tahun insan baru dapat menterperincikannya dalam suatu peradaban pemikiran ekonomi menurut, yang mereka pahami, mana hukum grafitasi bumi telah berl semenjak bumi ini diciptakan allah, meskipun setelah bermiliar tahun kemudian neuton dapat menemukannya (apridar, 2010). masalah ekonomi ialah suatu fenomena kehidupan insan yang bersifat universal, tetapi memiliki prinsip dan etika tersendiri sesuai pemikiran mereka masing-masing. benih untuk lahirnya sebuah pemikiran ekonomi sesungguhnya telah tersebar dan tercecer dimana-mana, mengikuti peradaban dan penyebaran hidup insan. lingkungan kondusif bagi kelahiran “bayi ekonomi”, yang kini telah tumbuh dan menyebar didunia ialah berasal  peradaban islam, beradaban kapitalisme, dan peradaban sosialisme. pandangan-pandangan tersebut nyatanya telah mengubah dan mengiringi perkembangan paradigma ekonomi di dunia secara universal.

2.2    implikasi globalisasi terhadap bangsa dan negara indonesia
negara indonesia  bagian  masyminuman memabukanat global atas inspirasiologi pancasila yang terbuka dan  politik, ekonomi, sosial-budaya serta hankam yang dinamis, dalam melaksanakan pembangunan  tahun ke tahun, mencicipi dampak  perubahan-perubahan dunia yang cepat dan mendasar. hal ini tentu saja membawa implikasi pada peagendaan dan pengelolaan pembangunan nasional secara
keseluruhan dalam banyak sekali bidang dan aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. akan tetapi, perubahan-perubahan itu sendiri akan berpengaruh pada perkembangan terhadap teknologi berita dan komunikasi, ilmu pengetahuan, para cendikiawan  banyak sekali disiplin ilmu, pel ekonomi dalam dunia perjuangan maupun perumus kebijakan di tingkat nasional. menurut pantasaribu (2015), semua perubahan-perubahan tersebut akan berimplikasi pada hal-hal antara lain  berikut :
a)      perumus kebijakan di tingkat nasional,  perubahan yang cepat dan kecenderungan tidak menentu serta makin ketatnya persaingan atau kompetisi di banyak sekali bidang kehidupan, menuntut peningkatan taktik dan langkah-langkah operasional untuk penciptaan iklim bagi dunia perjuangan, aparat birokrasi, perangkat hukum, infrastruktur, penciptaan sumber daya insan dan nya yang terus makin meningkat efisiensi dan daya saingnya.
b)      pel ekonomi,  dalam dasawarsa dua ribuan daya saing ekonomi nasional semenjak meningkat, kean produksi dan ekspor makin membesar. untuk itu, diharapkan segala upaya untuk mempertahankan dan meingkatkan pantasar bagi hasil produksi nasional, baik lewat perbaikan  perdagangan internasional dalam monyetngka multilateral, regional, dan bilateral.
c)      pemerintah, yaitu baik pemerintah pusat maupun kawasan diharapkan makin memainkan peran  fasilitator, pemberi dorongan dan bimbingan untuk para cendikiawan, tenaga   banyak sekali disiplin ilmu serta dunia perjuangan untuk terus meningkatkan daya saing dalam skala nasional dan global. kebijaksanaan deregulasi dan debirokratisasi mesti dilanjutkan, tanpa menghilangakan campur tangan yang diharapkan, khususnya yang menyampaikan arah serta mendorong prakarsa, kreativitas dan partisipantasi masyminuman memabukanat.
d)     bagi dunia perjuangan, dituntut untuk lebih luwes, lebih sensitif pada tuntutan pantasar dan lebih jeli mempelajari peluang-peluang yang terbuka di pantasar serta menerus meningkatkan efisiensi dan daya saing perperjuanganannya. khusus pada globalisasi ekonomi, menuntut kelincahan dunia perjuangan dalam keja sama antar para pelnya dan atas pemerintah dalam memperjuangkan kepentingan nasional di pantasar dunia.
2.3    dampak globalisasi terhadap ekonomi
menurut murni (2013:234) globalisasi ekonomi akan membawa dampak terhadap perkembangan ekonomi, adapun dampak tersebut dapat dikemukakan  berikut
1.      dampak positif globalisasi ekonomi meliputi
a.       produksi global dapat ditingkatkan
pandangan ini sesuai atas teori keuntungan komparatif  david ricardo. seorang asi dan perdagangan faktor-faktor produksi dunia dapat digunakan atas lebih efesien, output dunia bertambah dan masyminuman memabukanat akan memperoleh keuntungan  seorang asi dan perdagangan dalam bentuk pendapatan yang meningkat, yang selanjutnya dapat meningkatkan pembelanjaan dan tabungan.
b.      meningkatkan kemakmuran masyminuman memabukanat dalam suatu negara
perdagangan yang lebih bebas memungkinkan masyminuman memabukanat  banyak sekali negara mengimpor lebih banyak barang  luar negeri.  hal ini menyebabkan konsumen memiliki pilihan barang yang lebih banyak.  selain itu, konsumen juga dapat menikmati barang yang lebih baik atas harga yang lebih rendah.
c.       meluaskan pantasar untuk produk dalam negeri
perdagangan luar negeri yang lebih bebas memungkinkan setiap negara memperoleh pantasar yang jauh lebih luas  pantasar dalam negeri.
d.      dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik
modal dapat diperoleh  investasi asing dan terutama dinikmati oleh negara-negara berkembang karena masalah kekurangan modal dan tenaga  serta tenaga terdidik yang berpengal kebanyakan dihadapi oleh negara-negara berkembang.
e.       menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi
pembangunan sektor industri dan banyak sekali sektor lainnya bukan saja dikembangkan oleh perperjuanganan asing, tetapi terutya melalui investasi yang dilkan oleh perperjuanganan swasta domestik. perperjuanganan domestik ini sering memerlukan modal  bank atau pantasar am. dana  luar negeri terutama  negara-negara maju yang memasuki pantasar uang dan pantasar modal di dalam negeri dapat membantu menyediakan modal yang dibutuhkan tersebut.
2.      dampak negatif globalisasi ekonomi
a.       menghambat perpohon sektor industri
salah satu efek  globalisasi ialah perkembangan  perdagangan luar negeri yang lebih bebas. perkembangan ini menyebabkan negara- negara berkembang tidak dapat lagi menggunakan tarif yang tinggi untuk menyampaikan proteksi untuk industri yang baru berkembang atas demikian perdagangan luar negeri yang lebih bebas menimbulkan hambatan untuk negara berkembang untuk menuju sektor industri domestik yang lebih cepat.  selain itu, ketergantungan untuk industri-industri yang dimiliki perperjuanganan multinasional semakin meningkat.
b.      memperburuk neraca pembayaran
globalisasi cenderung menaikkan barang-barang impor. sebaliknya apabila suatu negara tidak  bersaing, maka ekspor tidak berkembang keadaan ini dapat memperburuk kondisi neraca pembayaran.  efek buruk lain  globaliassi terhadap neraca pembayaran ialah pembayaran neto pendapatan faktor produksi  luar negeri cenderung mengalami defisit investasi asing yang bertambah banyak menyebabkan peredaran pembayaran keuntungan (pendapatan) investasi ke luar negeri semakin meningkat. tidak berkembangnya ekspor dapat beryang akan terjadi buruk terhadap neraca pembayaran.
c.       sektor keuangan semakin tidak stabil
salah satu efek penting  globalisasi ialah pengperedaran investasi (modal) portofolio yang semakin besar. investasi ini terutama meliputi partisipantasi dana luar negeri ke pantasaram. ketika pantasar am sedang meningkat, dana ini akan mengalir masuk, neraca pembayaran bertambah bak dan nilai uang akan bertambah baik. sebaliknya, ketika harga-harga am di pantasar am menurun, dana dalam negeri akan mengalir ke luar negeri, neraca pembayaran cenderung menjadi bertambah buruk dan mata uang domestik merosot. ketidakstabilan di sektor keuangan ini dapat menimbulkan efek buruk untuk kestabilan kegiatan ekonomi secara keseluruhan.
d.      memperburuk prospek perpohon ekonomi jangka panjang
apabila hal-hal yang dinyatakan di atas berl dalam suatu negara, maka dlam jangka pendek perpohon ekonominya menjadi tidak stabil. dalam jangka panjang perpohon yang mirip ini akan mengurangi lajunya perpohon ekonomi pendapatan nasional dan kesempatan kerja perpohonnya akan semakin lambat dan masalah pengangguran tidak dapat diatasi atau malah semakin memburuk. pada akhirnya, apabila globalisasi menimbulkan efek buruk untuk prospek perpohon ekonomi jangka panjang suatu negara,  distribusi pendapatan menjadi semakin tidak adil dan masalah sosial-ekonomi masyminuman memabukanat semakin bertambah buruk.
2.4    upaya merespon/mengatasi dampak globalisasi pada bidang ekonomi
upaya-upaya yang dilkan untuk merespon/menghadapi globalisasi ekonomi antara lain:
penyesuaian kebijakan ekonomi
menurut pantasaribu (2015), kebijaksanaan stabilisasi ekonomi memerlukan penyesuaian atas menekankan sekarang lebih banyak pada kebijaksanaan sektor rill mengurangi hambatan arus dan produksi barang serta jasa. dalam menanggapi proses globalisasi ekonomi atas masuknya saingan menghadapi kelompok kelompok ekonomi kuat, perlu ada ikhtiar khusus memberdayakan kekuatan ekonomi lemah. paling tidak diperjuangankan agar “medan juang” (playing field) setingkat dalam dunia kompetisi global. sudut penglihatan ini membawa yang akan terjadi  ada sikap berpihak dalam menarik kebijaksanaan pembangunan. dalam ekonomi pantasar yang didorong oleh proses globalissi ekonomi, sangat penting  pemerintah secara eksplisit mengambarkan sikap berpihak pada kelompok lemah dan rentan dalam kebijaksanaan pembangunan. ini berarti   sekonomi yang dikembangkan ialah “ekonomi pantasar atas pencernaan”. proses pembangunan yang bereksklusif secara global sekarang ini mengambarkan sifat “perpohon tanpa perluaan lapangan kerja” (jobless growth) dalam mengisi pembangunan negara berkembang ini berarti  perombakan struktur ekonomi  mayminuman memabukanat pertanian menjadi masyminuman memabukanat industri sungguhpun penting tidaklah hanya cukup. yang diharapkan  tambahan ialah meningkatkan kean industry berpengetahuan (knowledge based industry).
penyesuaian pengembangan institusi
menurut pantasaribu (2015:495), penyesuaian kebijakan perihal pembangunan ekonomi, memerlukan penyesuaian pengembangan institusi. pertama ialah pengembangan institusi aparatur pemerintah. dalam  ekonomi pantasar atas peagendaan, maka peranan pemerintah ialah penting. namun sifat orientasi kepemerintahan perlu mengalami penyesuaian :
a)      memberi pelayanan untuk masyminuman memabukanat ditingkatkan menjadi sifat memberdayakan masyminuman memabukanat melayaninya diri sendiri.
b)      kegiatan pemerintah beralih  pelaksanaan (excution) menjadi pembimbingan (guidance).
c)      pola kepimpinan yang ditampuh tidak lagi pusatlissi tetapi depusatlisasi baik ke kawasan maupun kekelompok masyminuman memabukanat.
d)     sikap kerja yang beralih  tindak repressif kearah preventif;
e)      visi penglihatan untuk melihat proses pembangunan tidak dalam jangka pendek (short tern vision) tetapi dalam jangka panjang (long tern vision).
penyesuaian taktik
suprijanto (2011:111) menyatakan , setidaknya ada empat taktik yang dapat digunakan negara dalam mengadapi globalisasi ekonomi diantaranya
a)      taktik otonomi nasional
dalam taktik ini negara mengurangi dalam jumlah besar atau bahkan menghentikan sama sekali kontak atas dunia internasional yang dianggap akan membahayakan kedaulatan dan otonomi dalam pengambilan kebijakannya.
b)      taktik pengan timbal balik.
dalam taktik ini, keputusan politik tetap berada di tangan negara bangsa, akan tetapi dalam proses–proses integrasi ekonomi negara tersebut kedalam pantasar internasional ditentukan oleh kekuatan pantasar atau non-negara, mirip masyminuman memabukanat apabila berkaitan atas masalah nilai.
c)      taktik koordinasi.
dalam taktik ini setiap negara berperjuangan melkan kerjasama agar setiap kebijakan nasionalnya  bersesuaian.
d)     taktik federalist mutual governance.
merupakan taktik ketika negara menyerahkan sebagian kedaulatannya untuk institusi internasional atas membentuk suatu organ supra-negara.
penyesuaian nilai etika
menurut pantasaribu (2015:496), banyak sekali penyesuaian kebijaksanaan ekonomi dan pengembangan institusi ini memerlukan pengembangan nilai etika.  banyak sekali nilai luhur yang dimiliki bangsa indonesia perlu diangkat secara eksplisit nilai-nilai  berikut :
a)      penegakkan martabat keinsann atas pokok menghormati hidup (respect for life). hidup dan kehidupan bermatabat keinsanan inilah perlu dihormati.
b)      menumbuhkan kebebasan  ciri insan beradab dan mencp kebebasan mengakatualisasikan diri atas inspirasintitas sendiri dan atas monyetngka acuan sendiri: kebebasan beragama, mendapatkan dan memilih berita, kebebasan berfikir dan memberitakan pendapat, kebebasan hidup bermasyminuman memabukanat menurut monyetngka acuan masyminuman memabukanat itu sendiri.; kebebasan berbangsa , bernegara, dan bertanah air yang tegak sama tinggi atas bangsa-bangsa lain.
c)      menegakkan keadilan yang diwujudkan melalui hukum, sehingga peraturan perundang-undangan mencerminkan rasa adil yang hidup dalam masyminuman memabukanat.
d)     toleransi yang menghormati hak berbeda pendapat, berbeda agama, berbeda suku, berbeda ras, berbeda kelompok. hak untuk berbeda dalam semangat bersatu.
e)      solinspirasiritas sosial yang menumbuhkan sikap keadilan sosial dan terwujud dalam jumlah penduduk di bawah garis kemiskinan yang menurun dan kesenjangan di atas garis kemiskinan mangecil.
2.5    impian perekonomian di masa depan
mirip yang dinyatakan ramadhan pohan (dalam urusan ekonomi.com, 2013), yang menjadi impian perekonomian bangsa indonesia di masa depan ialah,
1)      perekonomian indonesia berkembang pesat. hal tersebut didorong oleh besarnya penduduk berusia produktif. terjadinya urbanisasi  desa ke kota juga menyumbang peningkatan masyminuman memabukanat kelas menengah yang membuat konsumsi dan pendapatan terjadi peningkatan drastis. diperkirakan selama 20 tahun ke depan, demografi tersebut akan bertahan atas sebagian besar masyminuman memabukanat berusia produktif. mereka akan menyumbang peningkatan kelas menengah dan tentu saja dapat menggerakkan perekonomian dalam negeri.
2)      pengembangan sumber daya alam dan energi yang dimiliki indonesia di masa depan. mirip diketahui, kekayaan energi baik fosil maupun energi terbarukan di indonesia sangat besar potensinya. selain itu, sda yang dimiliki negara ini juga beragam dan sangat banyak.
3)      menguatnya  perekonomian yang dianut indonesia ketika ini. yaitu system perekonomian pancasila.  ekonomi ini ialah buah bentukan  dua  ekonomi sebelumnya; kapitalis dan sosialis. setelah diteliti, ternyata  ekonomi kapitalis dan sosialis ada nilai positifnya. mereka tidak  buruk, oleh karena itu nampakah  ekonomi pancasila yang merupakan sari-sari positif   ekonomi liberal dan etatisme.  ekonomi pancasila menjadi  perekonomian yang di anut indonesia hingga ketika ini karena memang  inilah yang paling sesuai atas keadaan masyminuman memabukanat, sumber daya dan keadaan bangsa.  perekonomian yang di anut indonesia yang masih berl ini menyampaikan kesempatan yang sangat luas bagi pemilik modal untuk menyebarkan urusan ekonominya untuk meraih keuntungan yang sebesar-besarnya. negara mengi eksistensinya. peran negara ialah mengatur stabilitas negara atas mengendalikan perekonomian dan mengelola sumber daya penting didalam negara itu. negara juga melkan kegiatan ekonomi yang sama atas swasta yang meliputi produksi, konsumsi, dan juga distribusi. pemerintah memproduksi barang dan jasa yang dibutuhkan masyminuman memabukanatnya mirip pln, pt kai, pt pos, dsb. untuk kegiatan konsumsi yang dilkan pemerintah meliputi perbaikan gedung, perbaikan sarana-prasarana, dsb. untuk kegiatan distribusi atau penyaluran, pemerintah menyalurkan barang dan jasa buatannya untuk masyminuman memabukanat, mirip pelayanan sembako murah, bulog, dsb.







bab iii
penutup
3.1 simpulan
1)      paradigma ekonomi dunia berorientasi pada masalah klasik yakni pemenuhan kebuilahi hidup. perkembangan paradigma ekonomi dunia ditandai atas peradaban prinsip ekonomi (islam, kapitalis liberalis, dan sosialis) yang berkembang pada masa yang bersangkutan.
2)      implikasi globalisasi ekonomi bagi bangsa dan negara indonesia berimplikasi pada perumus kebijakan di tingkat nasional, pel ekonomi, peran pemerintah, dan tuntutan dunia perjuangan.
3)      secara umum globalisasi pada kenyataannya menimbulkan dampak positif dan negatif terhadap perekonomian.
4)      banyak sekali upaya yang dapat dilkan dalam merespon globalisasi ialah penyesuaian kebijakan ekonomi, penyesuaian pengembangan industry, penyesuaian taktik dan penyesuaian nilai etika.
5)      impian perekonomian masa depan ialah dapat berkembang pesat, pengelolaan sda yang berdikari, dan menguatnya system perekonomian.
3.2  saran
bagi pembaca, disarankan agar dapat menyebarkan kajian terkait pengaruh globalisasi pada bidang ekonomi.

1 Response to "Pengaruh Globalisasi Terhadap Ekonomi Indonesia"